Table of Contents
Tak hanya bentang alamnya, Indonesia juga kaya akan budayanya. Hal ini tergambar dengan banyaknya candi di negeri ini. Candi Borobudur dan Prambanan adalah dua yang paling terkenal, bahkan hingga ke mancanegara. Membahas soal candi, pasti Anda tahu kan kalau tak hanya dua candi di atas yang ada di Indonesia? Nah, berikut ini Beauty Journal suguhkan rekomendasi deretan candi yang tak kalah istimewa dari Candi Borobudur dan Prambanan. Simak, yuk!
Candi Plaosan, Jogja
Candi Plaosan diibaratkan seperti surga tersembunyi, karena jaraknya ternyata hanya 1,5 km dari Kompleks Candi Prambanan. Berbeda dengan Prambanan, candi ini cenderung lebih sepi dan tak terlalu banyak pengunjung. Berlokasi di Klaten, candi ini terbagi dua, yaitu Plaosan Lor dan Plaosan Kidul.
Peninggalan sejarah ini cukup istimewa karena merupakan perpaduan antara Hindu dan Budha yang terlihat pada bagian arsitekturnya. Berdasarkan sejarahnya, candi ini dibangun oleh Pramudyawardhani yang beragama Budha dan suaminya, Rakai Pikatan, yang beragama Hindu.
Keraton Ratu Boko, Jogja
Keraton Ratu Boko merupakan reruntuhan dari sebuah istana yang terletak di satu daerah dengan candi Prambanan. Namun, Ratu Boko berada di dataran tinggi sehingga memiliki pemandangan yang sangat luar biasa indah. Terutama saat menjelang matahari terbenam, tempat ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati pemandangan indah dari gerbang istana.
Candi Tikus
Candi yang satu ini juga tak kalah istimewa karena pertama kali ditemukan di bawah permukaan tanah di Dukuh Dinuk, Desa Temon. Menurut sejarah, candi ini merupakan tempat pemandian dan upacara raja-raja terdahulu. Bahkan, Candi Tikus juga disebut-sebut sebagai ibu kota Kerajaan Majapahit pada masa itu.
Kompleks Candi Dieng
Candi yang berada di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah ini merupakan kompleks candi Hindu yang dibangun pada abad ke-7 hingga ke-9 Masehi oleh Kerajaan Kalingga. Areanya pun sangat luas dengan panjang 1.900 meter dan lebar sekitar 800 meter.
Kompleks candi ini juga memiliki pemandangan yang sangat menarik berupa bukit-bukit hijau nan cantik. Bahkan beberapa waktu yang lalu ketika udara dingin sangat ekstrem dan membuat kondisi alam membeku, Candi Dieng tetap menyajikan pemandangan yang indah.
Candi Sukuh
Candi Sukuh yang berada di Solo ini merupakan peninggalan sejarah yang menarik karena memiliki bentuk menyerupai Piramida Suku Aztec di Meksiko. Tak hanya itu, di sana juga banyak bangunan berlambang Lingga yang merupakan simbol dari Dewa Siwa, dan Yoni yang merupakan simbol Parwati, sang istri yang identik dengan lambang kesuburan.
Candi Gunung Kawi
Candi Gunung Kawi yang terletak di dekat Sungai Pakerisan, Tampak Siring, Kabupaten Gianyar ini merupakan cagar budaya purbakala yang terdiri dari batu-batu cantik yang dipahat. Menurut penelitian, candi ini dibangun pada masa pemerintahan Udayana hingga Anak Wungsu di abad ke-11. Pada masa itu, Candi Gunung Kawi digunakan sebagai tempat meditasi, pemandian, dan pancuran air.
Candi Muara Takus
Candi satu ini berada di Sumatera, tepatnya di Desa Muara Takus, Kabupaten Kampar, Riau. Candi ini merupakan peninggalan agama Budha. Beberapa ahli sejarah mengutarakan bahwa candi ini diperkirakan dibangun di era Kerajaan Majapahit dan menjadi saksi kejayaannya.