Table of Contents
Film Wonka akan tayang tanggal 6 Desember di bioksop Indonesia. Disutradarai oleh Paul King (Paddington, Paddington 2) film musikal berdurasi 1 jam 56 menit ini menampilkan aktor Timothée Chalamet sebagai karakter Willy Wonka muda yang mengejar mimpi untuk membuka toko cokelat di Galeries Gourmet.
Sinopsis film
Di masa kecil Wonka (Timothée Chalamet) memiliki kenangan hangat bersama sang ibu (Sally Hawkins). Meski hidup kekurangan, setiap pulang bekerja Ibunya selalu membawa satu biji kakao yang kemudian dikumpulkan dan diolah menjadi cokelat untuk hadiah ulang tahun Wonka. Ketika sang ibu tiada, mimpi membangun toko cokelat jadi keinginan besar demi membawanya pada kenangan sang ibu.

Mulai mengejar mimpinya, Wonka tiba di sebuah kota dengan mimpi bisa mendirikan toko cokelat di area Galleries Gourmet, tempat yang dikenal dengan deretan toko cokelat terbaik di dunia.
Keep scrolling to continue the story

Namun, mimpi Wonka terhalang ketika ia terjebak dalam perjanjian dengan Mrs. Scrubbit (Olivia Colman) yang licik. Di penginapan milik Mrs. Scrubbit ini pula, Wonka bertemu dengan Noodle (Calah Lane) yang akan membantunya. Selain Noodle ada juga empat orang lain yang menjadi korban Mrs. Scrubbit.

Dengan keahlian yang mereka miliki, kelimanya akan membantu Wonka untuk membuka toko, serta mengalahkan sistem yang bobrok di kota ini. Di mana ternyata Galeries Gourmet telah lama dikuasai oleh tiga pengusaha cokelat licik dan penuh intrik, serta polisi yang korup.
Film musikal yang menyenangkan, bahkan bagi kamu yang mungkin tidak menyukai genre ini

Film Wonka memiliki genre musikal, yang mungkin akan terasa tricky bagi orang yang tidak terlalu menyukai genre ini. Namun, durasi penampilan musikal, ditambah koreografi apik yang terus membangun jalan cerita, jadi kelebihan Wonka yang akan membuat para pencinta film non-musikal bisa tetap menikmatinya.
Di sisi lain, karakter Wonka muda yang diperankan oleh Timothée tampak berbeda dengan karakter Wonka versi aktor Gene Wilder maupun Johny Depp. Pasalnya Wonka muda memiliki karakter yang optimistik, baik hati bahkan terkesan naif. Tentu hal ini berbeda dengan karakter Wonka yang diperlihatkan pada film Willy Wonka & the Chocolate Factory .
Selain karakter Willy Wonka, di film ini karakter ikonik Oompa Loompa (Hugh Grant) juga hadir. Dari karakter yang tampak saling bermusuhan, secara perlahan dua tokoh ini akan menjalin hubungan baik yang saling membantu dalam membangun Chocolate Factory di Wonkaville kelak.
Unsur komedi yang bisa dinikmati segala usia

Selain musik, koreografi, serta unsur warna-warni yang kental dan memanjakan mata, Film Wonka juga sarat unsur komedi. Hampir sebagian besar kelucuan yang ditampilkan berhasil diterima dan menghadirkan gelak tawa. Tak hanya unsur komedi bagi penonton anak-anak, komedi situasional juga diselipkan dan bisa membuat penonton dewasa tertawa. Penambahan unsur twist di akhir kisahnya pun bisa jadi penyegar sekaligus memberi rasa hangat bagi penonton.
Secara keseluruhan film Wonka adalah tontonan yang tepat untuk disaksikan oleh seluruh keluarga di musim Natal dan akhir tahun ini. Menikmati perjalanan Wonka dan teman-temannya menaklukan Galeries Gourmet punya sensasi seperti menyeruput cokelat panas di hari yang begitu dingin, terasa menyenangkan sekaligus menghangatkan. Recommended, 7.5/10
Baca juga: Review Film: The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes
Sumber gambar: Dok. Warner Bros Indonesia
















